Yesus Kristus, Raja Yang Sah!


Yesus Kristus, Raja Yang Sah! 

Ayat Alkitab: 
Matius 1:1, 6-10; 
1. Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
6. Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,
7. Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa,
8. Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,
9. Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,
10. Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,
Yeremia 23:5-6; 
5. Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman Tuhan, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.
6. Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN-keadilan kita.
Wahyu 22:16  
16. “Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.”
Mungkin banyak dari kita, ketika menemukan sebuah silsilah di dalam Alkitab, tidak membacanya dengan saksama. Bagi kita, rentetan nama yang terdapat di dalam silsilah-silsilah tersebut mungkin tak berarti. Namun bagi orang-orang Yahudi, penulisan silsilah adalah sesuatu hal yang lumrah dan sangat penting. Untuk itu, sebagai seorang Yahudi, tentulah ada maksud penting yang ingin disampaikan oleh Matius melalui silsilah ini.

Silsilah Yesus Kristus yang dituliskan oleh Matius adalah silsilah berdasarkan garis keturunan Yusuf, ayahNya. Selain dimaksudkan bahwa secara resmi, yakni secara hukum Yahudi, Yesus Kristus adalah anak yang sah dari Yusuf, melalui silsilah ini Matius juga ingin menyampaikan kepada para pembacanya, yakni orang-orang Yahudi, bahwa janji-janji Tuhan yang selama ini mereka pegang dan yakini telah tergenapi di dalam diri Yesus Kristus. Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, kalimat pertama yang dituliskan oleh Matius dalam mengawali silsilah Yesus Kristus.

Pertanyaannya, mengapa Matius tidak langsung menyebutkan nama Abraham yang adalah orang pertama yang dijanj ikan oleh Bapa mengenai Mesias? Hal ini dilatarbelakangi oleh kerinduan mendalam orang-orang Yahudi ketika itu yang menanti-nantikan kedatangan Mesias, anak Daud. Oleh orang-orang Yahudi, Mesias yang dijanjikan oleh Bapa, yang lahir dari keturunan Daud, adalah sosok yang luar biasa. Mereka berharap bahwa Mesias yang dijanjikan itu dapat membebaskan mereka dari penindasan pemerintah Romawi, dan dapat memulihkan kembali keadaan bangsa Israel.

Untuk itu, pemahaman mereka adalah Mesias haruslah seperti Raja Daud, bahkan melebihi Raja Daud di dalam kepemimpinanNya. Daud adalah raja kebanggaan Israel, sebab pada masa pemerintahannya, banyak bangsa yang takluk dan tunduk kepadanya. Namun, di waktu kemudian, setelah dia tidak ada lagi, Israel mengalami keterpurukan dalam waktu yang sangat lama. Berada dalam keadaan demikian, keinginan orang-orang Yahudi bahwa Mesias adalah seorang raja laksana Raja Daud, semakin menguat. Terbukti murid-muridNya yang selalu bersama-sama denganNya pun masih memiliki konsep yang keliru mengenai diriNya sebagai Mesias (Kis 1:6).

Untuk itu dengan menuliskan silsilah Yesus secara hukumYahudi, Matius ingin menyampaikan bahwa Yesus adalah sah keturunan Daud. Nama raja-raja keturunan Daud yang memerintah bangsa Yahudi juga ditulis di dalam silsilah ini untuk mempertegas garis keturunan sampai kepada Yesus. Dialah Mesias, Anak Daud, Raja yang sah yang dijanjikan selama ini. Matius berharap agar orang-orang Yahudi berhenti menanti-nantikan raja yang hebat yang selama ini terkurung di dalam pikiran mereka. Kita patut bersyukur karena kita telah mengetahui kebenaran ini, dan memercayai Yesus sebagai anak Daud. Maka, sudah seharusnya Dia menjadi Raja dalam hidup kita.

DOA 
Bapa, terima kasih karena aku tidak lagi hidup dalam penantian akan raja yang memimpin hidupku karena Yesuslah Rajaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Kata-Kata Bijak
Orang yang mengaku bahwa Yesusitu Raja, hidupnya akan dipimpin olehNya, bukan oleh keakuannya.


0 Response to "Yesus Kristus, Raja Yang Sah!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel